Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Beras Sampai ke Yapil-Dumpasik, Pegubin Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan di Pelosok Okbab - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Beras Sampai ke Yapil-Dumpasik, Pegubin Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan di Pelosok Okbab

Mandala Papua
A-AA+A++

Okbab,Mandalapapua.id – Mimpi masyarakat pelosok Pegunungan Bintang untuk mendapatkan akses pangan yang merata akhirnya terwujud! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pegubin membuktikan komitmennya dengan sukses mendistribusikan beras pangan nasional hingga ke kampung-kampung terpencil di Distrik Okbab, seperti Yapil dan Dumpasik.

Pendistribusian ini merupakan bagian dari program penyediaan beras pangan nasional yang dicanangkan oleh Bulog Papua dan Pemkab Pegubin, yang menyasar 34 distrik di wilayah pegunungan ini.

Kepala Distrik Okbab, Rossa R.Mallo, S.Kep, M.K.M, menjadi garda terdepan dalam mewujudkan program ini. Ia menyadari betul bahwa tantangan geografis menjadi kendala utama dalam mendistribusikan beras pangan secara merata. Jarak yang sangat jauh antara Kampung Yapil dan Dumpasik dengan ibu kota distrik membuat masyarakat kesulitan untuk mengakses lokasi pendistribusian yang terpusat.

“Kami memahami betul kesulitan yang dihadapi masyarakat di kampung-kampung terpencil. Oleh karena itu, kami berupaya mencari solusi agar beras pangan ini bisa sampai ke tangan mereka dengan mudah dan cepat,” ujar Rossa R.Mallo, dikonfirmasi media melalui telepon WhatsApp, Senin, 19 Januari 2026.

Sebagai respons cepat terhadap aspirasi masyarakat, Kepala Distrik Okbab berinisiatif mengusulkan kepada Dinas Pertanian dan Koordinator Bapang Kabupaten Pegubin agar membuka dua pos pendistribusian yang lebih dekat dengan Kampung Yapil dan Dumpasik.

Usulan ini mendapatkan dukungan penuh, dan pada hari ini pun beras pangan berhasil disalurkan kepada masyarakat melalui maskapai AMA. Penggunaan transportasi udara menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi kendala geografis dan memastikan beras pangan dapat sampai tepat waktu.

“Keberhasilan pendistribusian beras pangan ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara Pemerintah Distrik Okbab, Dinas Pertanian, Koordinator Bapang Kabupaten Pegunungan Bintang, dan maskapai AMA. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kampung Yapil dan Dumpasik atas kesabaran dan kerjasamanya,” ungkap Rossa .

Rossa Mallo juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat 12 kampung di Distrik Okbab atas kritikan, saran, dan masukan yang membangun.

“Kritikan dan saran dari masyarakat sangat berharga bagi kami untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dalam melaksanakan program-program pembangunan di Distrik Okbab. Kami berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Dengan terealisasinya pendistribusian beras pangan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Distrik Okbab, khususnya yang berada di kampung-kampung terpencil, serta meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.*(Redaksi)

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *