Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Bupati Oktemka Sebut Kehadiran TNI Di Oksibil Menjalankan Tugas Negara - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Bupati Oktemka Sebut Kehadiran TNI Di Oksibil Menjalankan Tugas Negara

Melki Uropmabin
Costan Oktemka, S.IP, Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, (Dok: TP)
A-AA+A++

OKSIBIL, TRIBUNPPUA.ID—Dalam undang –undang OTSUS papu No 21 tahun 2001 dengan jelas mengatur tentang pertahanan dan keamanan bahwa pertahanan dan keamanan menjadi kewenangan pemerintah pusat, dengan demikian kehadiran TNI di oksibil sebagai ibu kota kabupaten  Pegunungan Bintang  itu merupakan dalam rangka menjalankan tugas negara seperti yang tercantum dalam butir UUD 19 45 yakni melindugi segenap bangsa. Kehadiran TNI di oksibil adalah tugas mereka untuk mengamankan dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman luar.

Hal tersebut dikatakana Bupati Pegubin Costan Oktemka, S.IP kepada media ini melalui telephon selulernya pada rabu, tanggal 1 April 2020.

Dalam keterangannya bupati Oktemka  menuturkan  pemerintah dalam hal ini bupati sebagai ujung tombak dari suatu daerah  apapun yang terjadi  sudah pasti nama pimpinan yang akan di sebut.

Costan mengatakan “Sudah tentu dengan melihat kondisi dan situasi yang terjadi di daerah Pegubin khususnya di Oksibil nama bupati pasti disebut dan hal itu wajar dan patut di maklumi, akan tetapi perlu di ketahui juga bahwa entah di beritahu atau tidak di beritahu jika di suatu daerah  kondisinya tidak aman maka TNI sebagai garda terdepan pengamanan dan pertahanan nasional akan hadir di daerah tersebut” ungkap bupati Oktemka itu.

Selain itu dirinya juga menuturkan jika keadaan di suatu daerah tidak aman terutama hal-hal yang melawan bangsa  maka tanpa di minta atau di perintah oleh siapapun sudah tentu menjadi tanggung jawab mereka, oleh sebeba itu kehadiran TNI di oksibil dalam rangka mengamankan situasi dan kondisi yang terjadi di wilayah pegubin khsuusnya distrik serambakon terkait penembakan pesawat CASA CN-A2909 oleh KKB pada senin 23 Maret Lalu di oksibil.

Dalam kesempatan itu dirinya juga mengakui bahwa kehadiran TNI di Oksibil banyak masyarakat yang menilai bahwa atas perintah bupati akan tetapi saya mau katakana bahwa kehadiran TNI di Oksibil bukan diperintah atau dimintah oleh pemerintah daerah dalam hal ini bupati,  tetapi mereka datang ke sana guna menjalankan tugas mereka dengan memperhatikan  situasi yang terjadi di Oksibil Pegunungan Bintang, ucapnya.

 

Penulis: Melki P. Uropmabin

 

 

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *