Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Pegunungan Bintang Jadi Kabupaten Pertama di Papua Gelar Edukasi Literasi Digital Tahun 2026 - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Pegunungan Bintang Jadi Kabupaten Pertama di Papua Gelar Edukasi Literasi Digital Tahun 2026

Mandala Papua
A-AA+A++

Oksibil,Mandalapapua.id– Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) Republik Indonesia sukses menggelar kegiatan edukasi literasi digital yang bertajuk “Membangun Honai Digital, Mindset dan Fondasi Kuat untuk Pengusaha Papua di Era Digital”. Program nasional yang menjadi pertama ditahun 2026 digelar di wilayah Papua tersebut berlangsung di Gedung Soskat Oksibil pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Sebanyak ratusan peserta dari berbagai kalangan menghadiri kegiatan tersebut, antara lain pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, perwakilan dari berbagai dinas pemerintah daerah, serta sejumlah kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Pegunungan Bintang.

foto Kominfo:Asisten II, Pemda Pegubin, Nicolaus Uropmabin, S. IP., M.Si., menghadiri kegiatan,Penyelenggaraan Edukasi Literasi Digital di Gedung Soskat Oksibil, yang digelarkan oleh dinas Kominfo Pegubin,bersama Plt kepala Dinas Kominfo, dan Komdigi RI.

Acara secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Pegunungan Bintang, Nicolaus Uropmabin, S.IP., M.Si., yang didampingi Pejabat Sementara (Plt) Kepala Dinas Kominfo Pegunungan Bintang, Rosalina Yawalka, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Nicolaus menekankan bahwa pemahaman terhadap teknologi digital telah menjadi keharusan yang tidak bisa dihindari di era perkembangan zaman saat ini.

“Perangkat edukasi literasi digital dan adopsi digital sudah menjadi keharusan, bukan pilihan lagi, terutama bagi pelaku UMKM lokal di Pegunungan Bintang. Kita semua menyadari bahwa teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita, mulai dari aktivitas perkantoran hingga proses pembelajaran di sekolah-sekolah,” ujar Nicolaus.

Menurutnya, meskipun teknologi digital memberikan banyak kemudahan, namun penggunaannya juga memiliki aturan yang harus dipahami dengan benar oleh setiap pengguna. “Edukasi literasi digital yang kita gelar hari ini bertujuan agar kita semua bisa belajar langsung dari pihak yang sudah menguasainya, sehingga dalam penggunaannya tidak terjadi kesalahpahaman dan kita semua bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Komdigi, Syarifuddin Muin, S.Pd., yang turut didampingi Amri Daulat Gultom, menyampaikan bahwa makna filosofis yang dalam terkait potensi dan semangat masyarakat Papua. “Kita di Papua berada di kawasan timur dimana matahari terbit, Kabupaten Pegunungan Bintang berada di daerah matahari terbit ,oleh karena itu kita harus bergerak lebih awal dan menjadi pelopor kemajuan,” ujar Syarifuddin .

Foto Kominfo: Komdigi Saat foto bersama dengan Pemda Pegubin

Syarifuddin juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang erat dengan Dinas Kominfo dalam setiap upaya pembangunan infrastruktur digital di daerah. “Jika ada dinas atau instansi yang ingin mendirikan website atau layanan digital lainnya, sebaiknya melalui proses yang benar dan sesuai prosedur dengan pengawasan langsung dari Dinas Kominfo. Hal ini bertujuan agar seluruh layanan digital di daerah bisa terkelola dengan baik dan terintegrasi secara menyeluruh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Syarifuddin juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Pegunungan Bintang dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan kegiatan ini di seluruh wilayah Papua, hal yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihaknya dan pemerintah daerah.

“Kami sangat menghargai kerja sama yang telah terjalin dengan Dinas Kominfo Kabupaten Pegunungan Bintang yang sangat baik dan kondusif. Program ini sejalan penuh dengan gerakan transformasi digital pemerintahan pusat yang mencakup tiga pilar utama, yaitu literasi digital bagi seluruh masyarakat, pengembangan ekosistem digital yang inklusif, serta pengawasan dan perlindungan terhadap pengguna digital,” jelasnya.

Tak hanya itu, Syarifuddin juga mengajak seluruh peserta untuk mengambil inspirasi dari filosofi matahari terbit yang menjadi ciri khas kawasan timur Indonesia. “Matahari terbit dari timur berarti kita harus bisa berkembang dengan cepat dan menjadi yang terdepan dalam berbagai aspek.

Kita semua tahu bahwa di Papua banyak orang yang memiliki semangat kerja yang luar biasa, bahkan bekerja hingga larut malam atau sampai jam 1 atau 2 pagi. Mari kita ubah semangat kerja yang luar biasa itu untuk membawa kemajuan bagi daerah kita dan mengantarkan masyarakat Papua pada era digital yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias juga dihadiri dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Dinas Kominfo beserta seluruh jajaran stafnya. Seluruh peserta yang hadir mendapatkan materi pembelajaran yang komprehensif tentang literasi digital, mulai dari dasar-dasar penggunaan teknologi hingga strategi pengembangan bisnis berbasis digital yang sesuai dengan kondisi dan potensi daerah Pegunungan Bintang.*(An/Dh)