
OKSIBIL, MP.ID—Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Maluku–Papua, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil.,ijazah yang diterbitkan Universitas Okmin Papua merupakan ijazah Sarjana yang sah, diakui negara, dan telah terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti/Forlap Dikti). Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Perdana Program Strata Satu (S1) Universitas Okmin Papua di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (22/7).
Kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah XIV bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-55. Di tengah agenda kedinasan, ia memilih hadir bersama sivitas akademika Universitas Okmin Papua untuk menyaksikan pengukuhan 245 lulusan angkatan pertama, sekaligus mengikuti peringatan hari ulang tahun Universitas Okmin Papua ke-5.
Dalam sambutannya, Dr. Suriel Mofu menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 245 mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi setelah menempuh proses akademik selama lebih dari empat tahun. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan komitmen mahasiswa, dosen, dan institusi dalam membangun mutu pendidikan tinggi di wilayah Pegunungan Papua.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya sebagai representasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia merupakan bentuk pengakuan bahwa Universitas Okmin Papua telah menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan ketentuan dan standar nasional pendidikan tinggi.

“Universitas Okmin Papua merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui LLDIKTI Wilayah XIV. Oleh karena itu, ijazah yang diterbitkan memiliki kekuatan hukum, diakui oleh negara, serta dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa data akademik para lulusan telah tercatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) sebagai sistem informasi resmi pemerintah yang menjadi dasar pengakuan terhadap seluruh aktivitas akademik perguruan tinggi di Indonesia. Dengan demikian, status akademik para lulusan dapat diverifikasi secara nasional.
Lebih lanjut, Dr. Suriel mengingatkan bahwa kualitas sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi terutama dari kualitas lulusan, budaya akademik, produktivitas riset, dan kontribusinya terhadap pembangunan masyarakat. Menurutnya, Universitas Okmin Papua memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat kajian Papua dan Melanesia melalui penguatan penelitian yang berbasis pada kekayaan budaya, bahasa, lingkungan, dan pengetahuan lokal masyarakat adat.

Juga mendorong para dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan publikasi ilmiah yang mengangkat potensi lokal Papua sehingga dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat identitas akademik universitas di tingkat nasional maupun internasional. Dalam menghadapi era transformasi digital, Dr. Suriel juga menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijaksana.
Menurutnya, AI harus diposisikan sebagai instrumen pendukung untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan inovasi, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir kritis dan integritas akademik. “Tantangan pendidikan tinggi saat ini bukan sekadar menguasai teknologi, tetapi bagaimana memanfaatkan teknologi secara etis, bertanggung jawab, dan menghasilkan solusi bagi persoalan masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV mengajak seluruh lulusan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai landasan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap para sarjana Universitas Okmin Papua menjadi generasi intelektual yang mampu menjaga nilai-nilai budaya, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
Wisuda perdana Universitas Okmin Papua menjadi penanda penting berkembangnya pendidikan tinggi di wilayah Pegunungan Bintang. Penegasan mengenai legalitas ijazah dan pengakuan negara terhadap lulusan diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Okmin Papua sebagai institusi pendidikan tinggi yang memenuhi standar nasional dan berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.*(Aquino Ningdana)

Tidak ada Respon