
OKSIBIL,MP.ID– Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindakop UKM) resmi membuka Pameran Kopi Arabika “Okmemin” di Kampus Universitas Okmin Papua, Oksibil, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti 15 pelaku usaha lokal sebagai upaya memperkuat pengembangan kopi sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.
Pembukaan pameran dihadiri Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST., M.Si., perintis Universitas Okmin Papua, Prof. Ir. Yohannes Sardjono, APU dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Suryasatriya Trihandaru, M.Sc.nat., Prof. Dr. Hanna Arini Parhusip, M.Sc.nat. dari Universitas Kristen Satya Wacana, mantan Bupati Puncak Willem Wandik, SE., M.Si., serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan pameran, dilanjutkan talk show mengenai pengembangan kopi Arabika, pameran produk unggulan, serta peresmian Koperasi Okmemin Papua dan toko kampus Universitas Okmin Papua. Acara juga dimeriahkan pertunjukan musik daerah sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Spei Yan Bidana menegaskan bahwa pengembangan kopi Arabika tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pembangunan sistem usaha yang terintegrasi, mulai dari budidaya, pengolahan, pemasaran hingga penguatan kelembagaan petani.
“Kopi Arabika Pegunungan Bintang memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah. Karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat agar produk kopi kita memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya riset sebagai dasar pengembangan komoditas unggulan. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong penelitian terhadap varietas kopi lokal untuk mengetahui karakteristik, kualitas, serta potensi pengembangannya secara ilmiah.

bupati kabupaten Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana,ST. M. Si, Saat memberikan sambutan di acara pameran Kopi Arabika, Okmekmin,yang diselenggarakan oleh Dinas Perindakop di depan kampus Okmin Papua.
Selain sektor ekonomi, Bupati menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama. Kehadiran Universitas Okmin Papua diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Pegunungan Bintang sekaligus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi di wilayah pegunungan Papua.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan sektor ekonomi menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Pegunungan Bintang, Otto Yawalka, S.IP., mengatakan pameran kopi merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, memperluas promosi produk lokal, serta memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.
Menurut Otto, meskipun pelaksanaan program masih menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan berbagai kegiatan pengembangan kopi karena merupakan bagian dari visi pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Kegiatan ini menjadi ruang promosi sekaligus sarana mempertemukan petani, pelaku usaha, akademisi, dan pemerintah dalam membangun jejaring kopi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal, Bupati Pegunungan Bintang turut membeli seluruh produk kopi yang dipamerkan. Langkah tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi petani dan pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas akses pasar.
Melalui penyelenggaraan Pameran Kopi Arabika Okmemin, Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang berharap kopi lokal tidak hanya menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga mampu berkembang sebagai identitas daerah yang didukung inovasi, riset, dan kolaborasi lintas sektor.(Aquino Ningdana)

Tidak ada Respon