Oksibil,(Mandalapapua.id)– Umat Katolik Paroki Roh Kudus Mabilabol Dekenat Pegunungan Bintang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Minggu (10/05/2026) di Gereja paroki Roh Kudus Mabilabol. Mengusung tema “Roh Kudus Menjiwai Kita Untuk Terus Bermisi”, perayaan tahunan ini menjadi momen refleksi panjang perjalanan paroki dalam menyebarkan nilai-nilai Injil misionaris masuk di lembah Sibil Banalbakon.
Dalam sambutan khusus pada perayaan HUT, Pastor paroki Roh Kudus Mabilabol RD. Yulius Dainang Waja, yang didampingi Pastor Vikaris RD. Yufensius Aituru, menegaskan bahwa tema tahun ini bukan sekadar bentuk hiasan, melainkan semangat yang harus menghidupi seluruh umat untuk aktif dalam menyebarkan pesan kasih melalui sikap dan tindakan sehari-hari.
“Kita dipanggil untuk menjadi orang yang membawa kebaikan, bukan memaksa orang lain untuk masuk agama kita. Setiap tempat dan waktu adalah kesempatan untuk menjadi rasul dan pewarta Injil,” tegas RD. Yulius Dainang Waja.
Foto An:Pastor Paroki RD. Yulius Dainang Waja,Pastor Vikaris,RD.Yufensius Aituru,bersama Pengurus DPP, Anggota DPRD, parah Suster, Perwakilan Tokoh saat memotong Kue Ulang Tahun
Beliau menjelaskan bahwa selama 66 tahun perjalanan, paroki telah melalui berbagai lika-liku dan ujian yang tidak sedikit. “Kita pernah menghadapi masa sulit, kesusahan dalam menyebarkan Injil di daerah ini. Namun Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Ia mengutus orang-orang yang rela berkorban baik misionaris dari luar maupun pemuda lokal yang bersedia meninggalkan kenyamanan demi menyebarkan Firman Tuhan dari masa lalu hingga kini,” jelasnya.
Pada momen bersejarah tersebut, pihak paroki juga mengumumkan kabar gembira tentang terbentuknya dua paroki baru yang telah resmi diakui melalui Surat Keputusan Uskup Keuskupan Jayapura.
“Kedua paroki baru ini merupakan hasil dari kerja keras dan doa bersama, sebuah berkat yang diberikan Tuhan bagi kita,” ujar RD. Yulius dengan penuh sukacita.
Pastor juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalam membangun paroki selama puluhan tahun.
“Hasil jerih payah parah misionaris kini kita rasakan ,banyak umat kita yang kini menjabat di posisi penting sebagai Bupati, anggota legislatif, kepala dinas, dan jabatan lainnya. Ini adalah bukti bahwa karya Injil telah membawa kemajuan bagi daerah,” tambahnya.
Perayaan HUT Paroki ke-66 ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun yang diikuti dengan ucapan “Selamat hari ulang tahun paroki ke-66” yang terdengar meriah dari seluruh umat.
Acara yang penuh berkah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), pengurus Stasi, pengurus DPC WKRI,Kombas, para suster, serta seluruh tamu undangan yang datang dari berbagai paroki.*(AN)


Tidak ada Respon