Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Refleksi:OMK Paroki Mabilabol Oksibil "Digembleng" Sambut Sinode Jayapura, Mampukah Generasi Muda Katolik Jadi Pewaris Gereja - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Refleksi:OMK Paroki Mabilabol Oksibil “Digembleng” Sambut Sinode Jayapura, Mampukah Generasi Muda Katolik Jadi Pewaris Gereja

Mandala Papua
A-AA+A++

OKSIBIL (MP.ID) – Di tengah perubahan zaman yang serba cepat, Orang Muda Katolik (OMK) Baer Alut Paroki Roh Kudus Mabilabol, Oksibil, menunjukkan kesadarannya sebagai agen pembaharuan. Serangkaian kegiatan “penggemblengan” diri yang baru-baru ini dilaksanakan menjadi bukti komitmen tersebut, sekaligus persiapan menyambut Sinode Keuskupan Jayapura.

Tema yang diusung, “OMK Baer Alut Bertumbuh Dalam Iman, Berakar Dalam Budaya, dan Bergerak Bersama,” bukan sekadar slogan, melainkan cerminan visi OMK untuk menjadi generasi muda Katolik yang teguh imannya, menghargai budayanya, dan aktif berkontribusi bagi umat.

Pastor Moderator Kletus Togodly, Pr, mengingatkan tentang peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai agama. “Keluarga adalah sumber nilai. Orang tua bertanggung jawab menjadi teladan bagi generasi muda,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia pun mengajak OMK Baer Alut untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam membawa perubahan positif di tengah umat. “OMK adalah ruang bagi anak muda Katolik untuk beraktualisasi, berkontribusi, dan menjadi berkat bagi sesama,” imbuhnya.

Vincent Uropmabin (Sc) di dampingi Stefi Yawalka (Mdr) Tengah, Lewis Ningdana (Nrm) samping Kanan saat menyampaikan arahan proses penyusunan program kerja  OMK Baer Alut Periode 2025–2028.

Vincent Uropmabin, steering committee (SC), mengajak untuk merenungkan peran generasi muda dalam Gereja Katolik 5-10 tahun mendatang. “Generasi muda adalah pewaris nilai dan tradisi Gereja. Kita adalah energi yang akan mengisi setiap sudut gereja, memimpin dengan semangat baru, dan membawa inovasi dalam pelayanan. Keterlibatan aktif kita adalah kunci relevansi Gereja di masa depan,” pesannya.

Juga menambahkan bahwa Pegunungan Bintang, dengan kekayaan budaya dan spiritualitasnya, menawarkan perspektif unik yang dapat memperkaya Gereja Katolik. “Semangat gotong royong, kehangatan komunitas, dan penghormatan terhadap alam adalah nilai-nilai yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh OMK,” ujarnya, seraya mengajak untuk mengukir gereja yang inklusif, relevan, dan menjadi rumah bagi semua orang.

Dalam kegiatan ini, para pengurus OMK mendapatkan kesempatan belajar dari para ahli. Januarius Oktemka memberikan wawasan tentang manajemen waktu, sementara Natalis Kasipmabin, didampingi Lewis Ningdana dan Stefanus Yawalka, membekali OMK dengan keterampilan mengelola organisasi secara profesional.

Menyongsong Sinode Jayapura, OMK Baer Alut berkomitmen untuk merumuskan program-program yang relevan dengan kebutuhan kaum muda dan masyarakat, seperti kegiatan sosial, pelatihan kepemimpinan, pendalaman iman, serta inisiatif-inisiatif kreatif lainnya yang berakar pada nilai-nilai Injili.

Namun, pertanyaan mendasar tetap menggantung: sejauh mana OMK Baer Alut Paroki Roh Kudus Mabilabol siap mengemban tanggung jawab sebagai garda depan gereja? Mampukah mereka berkontribusi secara konstruktif dalam Sinode Keuskupan Jayapura? Jawabannya akan terukir dalam setiap tindakan nyata yang mereka lakukan.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan pembahasan program kerja OMK Baer Alut Paroki Roh Mabilabol periode 2025—2028, yang diikuti oleh seluruh pengurus Orang muda Katolik Baer Alut Paroki Roh Kudus Mabilabol Dekenat Pegunungan Bintang, Keuskupan Jayapura*(Redaksi)