Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Seorang Bendahara Harus memiliki Disiplin dan Jujur - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Seorang Bendahara Harus memiliki Disiplin dan Jujur

Mandala Papua
Asisten I Setda Pegubin, Untung Eka Priyo
A-AA+A++

KUKDING, TRIBUN PAPUA.I—Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DP2KAD) kabupaten Pegunungan Bintang, mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pelaporan penggunaan dana bagi bendahara SKPD  di aula kantor bupati Pegubin pekan lalu.

Para bendahara, baik barang maupun keuangan di lingkungan Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang, dalam pengelolaannya dinilai ragu dan terlambat dalam pelaporan sehingga kegiatan kegiatan lain terbengkalai tidak dilaksanakan. Akibatnya, pengembalian dana ke kas Negara lebih banyak.

“Saya melihat selama ini para bendaharawan baik bendahara barang maupun bendahara keuangan terlalu ragu dalam mengelolah keuangan dan kebanyakan mendengar pimpinannya sehingga dalam pelaporan pun bendahara sendiri yang selalu mendapat kesulitan dan terlambat” kata Untung Eka Prya, Asisten I Setda Kabupaten Pegunungan Bintang saat mengikuti acara pembukaan kegiatan.

Untuk  itu Untung Eka  minta kepada seluruh bendaharawan yang mengikuti kegiatan ini supaya kedepan kalian harus disiplin dan jujur dalam membijaki keuangan maupun asset  di setiap OPD,  apabilah tidak disiplin dalam mengatur keuangan para bendaharawan akan menyulitkan diri sendiri dalam pelaporan, ucapnya.

Kemudian  asisten satu juga menjelaskan dalam mengelolah keuangan dan asset,  seorang bendahara dituntut untuk lebih pintar dalam mengelolahnya,  oleh sebab itu jika ada desakan dari kepala OPD anda hal yang perlu di lakukan adalah menyiapkan kwuitansi bermeterai jika itu untuk di pergunakan dari luar kegiatan dan program SKPD itu sendiri.

Menurutnya, hal ini dilakukan dengan maksud supaya tidak mengalami kesulitan dalam pelaporan keuangan. Ia mengungkapakan  dalam kesempatan ini saya juga berharap agar para bendahawan dapat memegang prinsip dasar sebagai pedoman dalam mengelolah keungan dan asset di tingkat organisasi Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah Pegunungan Bintang.

Menurut Untung Eka Prinsip pertama adalah disiplin dalam mengelolah keuangan,kedua memahami kewajiaban dengan baik sebagai kasubag keuangan atau bendahara barang, mengapa karena dengan memahami tugas pokok dan meningkatkan disiplin kerja merupakan kunci utama dalam mengelolah keuangan dan akan mempermuda pelaporan.

Oleh karena itu,  saya berharap para bendaharawaran yang mengikuti kegiatan ini benar-benar memahami materi yang disajikan oleh para narasumber agar kedepan segala urusan menyangkut pengelolahan keungan dan pengelolahan asset dapat berjalan dengan baik.

Kemudian Asisten I Setda Pegunungan Bintang Untung Eka Prya, berharap para bendaharawan yang mengikuti sosialisasi peraturan tentang kebijakan pengelolahan keuangan dan aset daerah dapat mengikuti materi dengan baik agar kedepan pengelolahan keuangan dan aset di pegubin khususnya di tingkat SKPD tidak terdapat kecolongan dalam pelaporannya serta juga tidak mempersulit pihak pengelolah keuangan di daerah dalam hal ini DP2KAD sebagai ujung tombak pelaporan keuangan dan aset di daerah, ucapnya.

 

Reporter         : Melki P. Uropmabin

Penulis            : Fransiskus Kasipmabin

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *