
Pegubin, (MandalaPapua.id) — Penyakit menular skabies telah menyerang sejumlah warga Distrik Okbemtau, Kabupaten Pegunungan Bintang. Fakta ini terungkap saat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Jalur Otonomi Khusus (DPRK Otsus) melaksanakan reses pada Rabu, 17 Juni. Anak-anak hingga orang dewasa menderita gatal hebat dan luka di sekujur tubuh, namun kondisi memprihatinkan ini justru dibiarkan tanpa penanganan medis apa pun.
Anggota DPRK Jalur Otsus, Melius Uopdana didampingi Yunus Setamanki, menyatakan kekecewaannya yang mendalam. Ia menegaskan bahwa skabies bukan penyakit sepele; Ini sangat menular dan berisiko menimbulkan komplikasi serius jika dibiarkan. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang seolah buta dan tuli atas penderitaan rakyatnya.

“Ini bukan kasus terisolir. Di banyak wilayah lain, kita temukan hal yang sama: fasilitas ada, anggaran mungkin sudah dicairkan, namun tanggung jawab untuk melayani yang utama justru hilang. Pelayanan dasar yang menjadi hak konstitusional warga terabaikan begitu saja,” tegasnya.
Puskesmas Okbemtau sesungguhnya sudah dibangun sejak tahun 2018. Namun, nyaris delapan tahun berlalu, gedung itu hanya berdiri sebagai pajangan belaka. Hingga kini belum ada tenaga kesehatan maupun dokter tetap yang bertugas melayani masyarakat. Alasan yang dikemukakan pihak dinas, yaitu soal rasa takut atau trauma terhadap situasi keamanan, dinilai tidak berdasar dan mengada-ada.
Penjaga Puskesmas, Yanwarius Kahip, membantah keras tuduhan tersebut. “Kondisi keamanan di sini aman dan sangat kondusif. Alasan itu hanyalah isu yang dibuat-buat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menutupi ketidakmauan bertugas. Masyarakat justru sudah merawat dan menjaga kebersihan fasilitas ini dengan sangat baik, namun apa gunanya gedung bersih jika isinya kosong dan tidak berfungsi” ujarnya.

Pemerintah membangun fasilitas kesehatan bukan untuk dipajang atau sekadar melengkapi laporan, melainkan untuk menyelamatkan nyawa. Sangat menyedihkan melihat warga menjaga aset negara dengan sepenuh hati, sementara yang berwenang justru lalai menempatkan petugas. Jangan biarkan rakyat menderita karena sikap malas, takut bertugas, atau kurangnya komitmen. Keamanan sudah terjamin, maka tidak ada lagi alasan untuk menunda.
Masyarakat Okbemtau pun menyampaikan harapan dan desakan kepada Bupati Pegunungan Bintang agar segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Dinas Kesehatan dan RSUD Oksibil. Sudah saatnya pelayanan kesehatan tidak lagi menjadi janji manis di atas kertas, melainkan menjadi kenyataan yang dapat dirasakan oleh setiap warga, tanpa pandang bulu dan tanpa penundaan.*(Red)

Tidak ada Respon