OKSIBIL,Mandalapapua.id-Menatap Pemilu 2029, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Pegunungan, Spei Yan Bidana,ST.M.Si.,menegaskan bahwa keberhasilan partai tidak lagi hanya diukur dari perolehan kursi di tingkat daerah, melainkan juga keberadaan perwakilan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Hal ini disampaikannya saat melantik 34 Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Pegunungan Bintang pada Rabu (27 Mei 2026).
“Kita tidak akan dihitung menang kalau perwakilan kita tidak ada di DPR RI! Kemenangan itu diukur di Senayan, karena DPR RI yang menentukan regulasi perwakilan rakyat dan mekanisme anggaran pemerintahan yang berdampak luas bagi seluruh daerah di Indonesia,” jelas Spei Yan Bidana.
Menurutnya, regulasi pemilu mendatang akan memisahkan secara jelas antara paket nasional yang mencakup pemilihan Presiden, anggota DPR RI, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan pemilu lokal yang mengatur kepemimpinan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Hal ini membuat tantangan menjadi lebih berat karena partai harus mampu bersaing di tingkat nasional.

Spei mengakui bahwa menghadapi kompetisi di tingkat nasional bukan hal yang mudah, terutama karena akan berhadapan dengan pesaing kuat termasuk petahana yang memiliki basis suara lebih luas. Namun, ia yakin bahwa dengan kerja keras dan konsolidasi yang matang, partai mampu meraih target tersebut.
Seluruh PAC yang baru dilantik diperintahkan untuk segera melakukan konsolidasi hingga ke tingkat dusun dan desa, memastikan setiap langkah yang diambil dapat memperkuat basis suara riil dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saat ini, PDI Perjuangan memiliki 9 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Kita harus menunjukkan bahwa daerah pegunungan juga mampu memberikan kontribusi penting bagi perkembangan bangsa, dan itu harus dibuktikan dengan keberadaan kita di tingkat nasional,” pungkasnya.(An)


Tidak ada Respon