Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Layanan Dukcapil Pegubin Kembali Normal dengan Sistem Barcode: Masyarakat Diimbau Segera Urus Dokumen, Inovasi "Jemput Bola" Siap Dijalankan - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Layanan Dukcapil Pegubin Kembali Normal dengan Sistem Barcode: Masyarakat Diimbau Segera Urus Dokumen, Inovasi “Jemput Bola” Siap Dijalankan

Mandala Papua
A-AA+A++

Oksibil, Mandalapapua.id – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang! Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengumumkan bahwa sistem layanan kode barcode telah kembali normal sejak 23 Februari 2026, setelah sempat mengalami gangguan sejak September 2025 akibat pembaruan sistem dari Direktorat Jenderal Dukcapil.

Plt Kepala Dinas Dukcapil, Yakobus Ningmabin, S.IP, menyatakan hal ini atas instruksi Bupati Spei Yan Bidana, ST., M.Si. “Kabupaten Pegunungan Bintang termasuk daerah yang lebih dulu menormalkan sistem layanan barcode untuk meningkatkan akurasi, keamanan, dan efisiensi pengelolaan serta pelayanan dokumen kependudukan,” jelasnya, Selasa (24/02/2026).

“Sistem barcode pada dokumen kependudukan berisi data digital terkait identitas penduduk, memudahkan integrasi sistem, memastikan keaslian data, serta mencegah manipulasi atau duplikasi dokumen. Data tersebut meliputi: Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Nomor Kartu Keluarga (KK) yang bersifat unik, Informasi dasar terkait dokumen (jenis dokumen, tanggal pembuatan, nomor registrasi), dan Data referensi yang terhubung ke database pusat kependudukan,”ujarnya.

Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat Pegunungan Bintang untuk segera mengurus dokumen kependudukan sesuai kebutuhan masing-masing. Plt Kepala Dukcapil juga merencanakan inovasi pelayanan “jemput bola”, di mana petugas Dukcapil akan mendatangi distrik-distrik untuk memberikan pelayanan langsung di tempat.

“Layanan ini mencakup berbagai dokumen, seperti KTP-el, KK, KIA, Akta Kelahiran, Kematian, Perkawinan, dan Perceraian, Pengakuan, Pengesahan, dan Pengangkatan Anak, Surat Keterangan Pindah dan Tempat Tinggal, Surat Keterangan Kelahiran dan Kematian, Surat Keterangan Pembatalan Perkawinan dan Perceraian, Surat Keterangan Pengangkatan Anak, Surat Keterangan Pelepasan Kewarganegaraan Indonesia, Surat Keterangan Pengganti Tanda Identitas, dan Surat Keterangan Pencatatan Sipil.

Dengan dukungan jaringan internet Starlink, pelayanan dan pengurusan dokumen di 34 distrik diharapkan berjalan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk mengurus dokumen secara online untuk efisiensi. Yakobus Ningmabin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas kepercayaan dan dukungannya, sehingga sistem penerbitan sertifikat elektronik atau tanda tangan elektronik (TTE) dapat berjalan lancar dan cepat.

Yakobus Ningmabin menegaskan bahwa sistem layanan Dukcapil secara umum sudah kembali normal dan optimal sejak tanggal 23 Februari 2026, dibuktikan dengan pengesahan dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti himbauan pengurusan dokumen secara online, terutama dalam hal pelayanan kode barcode, agar tidak ada dokumen yang bermasalah.

Kedepannya, Dukcapil akan melakukan inovasi pelayanan “jemput bola” menggunakan jaringan Wi-Fi Starlink dan VPN agar koneksi tetap stabil dan aman. Seluruh dokumen kependudukan akan dilayani secara langsung di lapangan, tanpa perlu menunggu lama. Dengan inovasi ini, diharapkan pelayanan lebih cepat, praktis, dan sesuai kebutuhan masyarakat. (Redaksi)