Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Dorong Pemekaran, Bupat Dinilai Punya Konsep Brilian Memajukan Pegunungan Bintang - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Dorong Pemekaran, Bupat Dinilai Punya Konsep Brilian Memajukan Pegunungan Bintang

Mandala Papua
A-AA+A++

Gabriel Goa

JAYAPURA (MANDALA PAPUA.COM)—Pasca pembentukan empat Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya, gelombang aspirasi pemekaran di tingkat kabpaten/kota di sejumlah daerah di Tanah Papua juga terus bergulir.

Salah satunya ialah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) di Provinsi Papua Pegunungan wilayah terdepan NKRI berbatasan langsung dengan Papua Nugini yang masih tertinggal dan terpinggirkan. Sang pemimpinnya, Bupati Spei Yan Bidana, ST.M,Si tidak tanggung-tanggung telah mendorong pemekaran tiga DOB baru di wilayah pemerintahannya. Yakni Ketengban dengan ibukota Teiraplu, Okmin Papua Pegunungan dengan ibukota Kiwirok, dan Okmin Papua Selatan dengan ibukota Iwur.

Staf Khusus Bupati Pegunungan Bintang Bidang Promosi Investasi Nasional dan Internasional, Gabriel Goa menilai kebijakan mendorong DOB ini sangat tepat untuk mendorong kemajuan di wilayah Bumi Okmin wilayah terdepan NKRI berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

“Dengan luas wilayah 15.683,09 km² dan terdiri dari dari 277 kampung, ini tentu menyulitkan pemerintah daerah untuk melakukan pelayanan publik secara merata. Oleh karena itu, keputusan mendorong pemekaran tiga kabupaten baru yang dilakukan Bupati Spei adalah jalan terbaik demi kemajuan rakyat ke depan melalui investasi nasional dan internasional pro OAP,” ujar Gabriel kepada papuabangkit.com, Kamis, 27 April 2023.

Bupati Pegubin, Spei Bidana saat menunjukkan dokumen usul pemekaran 3 DOB dari Pegunungan Bintang sebelum meneyerahkan kepada Wakil Komite I DPD RI, Filep Wanfarma.

Menurut Gabriel, Pegunungan Bintang adalah salah satu kabupaten di Papua yang sangat kaya akan potensi alam, baik di sektor pertanian, kehutanan, dan pertambangan. Namun akibat keterbatasan infrastruktur jalan dan bandara, pertumbuhan ekononomi sangatlah lambat.

“Berdasarkan data, topografi geografis Pegunungan Bintang didominasi pegunungan (66,09 %) dan perbukitan (27,26 %). Akibatnya, akses transportasi yang menghubungkan antarwilayah memang sangat sulit dan hanya mengandalkan pesawat kecil. Hal itu sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan pertumbuhan ekonomi yang membuat negeri Aplim Apom ini tertinggal dengan wilayah lain di Papua,” kata Gabriel yang juga Direktur IRCI(Institute for Research,Consultation and Information of International Investment) ini.

Selain itu, lanjut Gabriel, kondisi keterbatasan pembangunan infrastruktur ini membuat rentang kendali pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan pun jauh dari harapan.

“Nah, saat ini Bupati Spei Bidang sedang gencar-gencarnya menyiapkan Sumber Daya Manusia Pegunungan Bintang dengan mengalokasikan dana studi bagi ribuan pelajar dan mahasiswa. Kabupaten-kabupaten baru yang didorong untuk dimekarkan kini membuka peluang dan kesempatan kerja bagi putra-putri Asli Pegunungan Bintang untuk bekerja,” tuturnya.

Gabriel menegaskan, tujuan pemekaran sejatinya adalah memberdayakan SDM Asli Pegunungan Bintang. Oleh karena itu, ia berharap generasi muda Bumi Okmin yang sedang menjalani studi harus sungguh-sungguh belajar dan bersiap pulang membangun daerahnya, salah satunya menjadi birokrat di DOB itu.

“Sebab putra-putri Asli Papua Pegunungan Bintang adalah pemilik negeri, aset dan subyek utama pembangunan di masa depan,” tutupnya. (Ino/Gusty Masan Raya)

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *