Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Dinas P3KB Pegubin Dorong Pemuda Putus Sekolah Meningkatkan Daya Kreativitas Pertukangan Dan Permebelan Bagi OAP Pegunungan Bintang - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Dinas P3KB Pegubin Dorong Pemuda Putus Sekolah Meningkatkan Daya Kreativitas Pertukangan Dan Permebelan Bagi OAP Pegunungan Bintang

Mandala Papua
A-AA+A++

    RB Doc/Dinas P3KB Pegubin Dorong Pemuda Putus Sekolah Meningkatkan Daya Kreativitas Pertukangan Dan Permebelan Bagi OAP Pegunungan Bintang

OKSIBIL,MANDLA PAPUA.COM-Dinas P3KB gandeng tenaga guru SMK N 1 Oksibil Memberikan Pelatiahan ,pertukangan dan permebelan bagi kaum muda mudi putus sekolah OAP Pegubin di Gedung sekolah SMA Negeri 1 Oksibil pada sabtu lalu,(30/07/2022).

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Pegubin Nicolaus Uropmabin, S.IP, M.Si mewakili Bupati Pegubin membuka kegiatan dan memberikan Apresiasi kepada Dinas P3KB selaku penyelengara kegiatan dalam sambutannya ia mengaku” kegiatan ini sesuai dengan visi pembangunan yang sudah dicanangkan bupati Pegubin.

Menata sumber daya manusia (SDM) Pegubin dengan membantu meningkatkan kualitas,dan kreatifitas bagi anak-anak putus sekolah di Pegunungan Bintang,agar nantinya mereka dapat termotivasi untuk berjuang dan bersaing dengan orang lain dalam bidang permebelan dan pertukangan dengan ilmu yang di peroleh saat adik-adik belajar disni’harap asisten I Nicolaus.

“ Menurut asisten I Pemerintah Daerah Pegubin Nicolaus Uropmabin, S.IP, M.Si Pegunungan Bintang harus maju seperti daerah lain di Papua ,karena pegunungan bintang adalah daerah tertingal dalam pengembangan kaderisasi daya kreatifitas ,sehingga menjadi tugas kita untuk menjaga dan membimbing generasi agar tidak ketinggalan pengetahuan”tegas Nicolaus Uropmabin saat memberikan sambutan Bupati Spey kepada peserta pelatihan permebelan dan pertukangan.

Ditempat yang sama,Instruktur Pertukangan Dan Permebelan Andarius Tomassoyan selaku narasumber mengatakan para peserta sangat berantusias dan memiliki keingin tahuan yang tinggi sebab dalam pelatihan ini mereka sendiri bisa merancang dan merakit kursi dan meja hingga berhasil membuat meja dan kursi yang layak dijual,”jelasnya.

Mandala Doc/Peserta pelatihan Saat merancang kursi dan meja hingga

Menurut salah satu peserta ottis Wenda, kegiatan ini benar-benar kami dapat menambah ilmu sebab pelajaran yang kami terima benar-benar membantu dan sangat bermanfaat bagi masa depan kami sebagai anak-anak asli pegunungan yang Putus sekolah di Kabupaten Pegunungan Bintang.

“ Kami juga sangat berterima kasih kepada kepada pemerintah Daerah ,terlebih khsus kepada Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak yang telah membantu kami dengan menyediakan guru yang luar biasa sehingga dapat membina kami selama tiga hari,Kesan Otis

Pada kesempatan itu Asisten I Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang Nicolaus Uropmabin didampingi ,Kadis Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Milka Mabel,Narasumber Instruktur Pertukangan Dan Permebelan Andarius Tomassoyan ,beberapa tenaga guru SMK N 1 Oksibil serta 20 peserta Orang Asli Papua Pegunugan Bintang pemuda putus sekolah.*(Rano/Ino Mandala)

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *