Liza Hadiz, Editor
Orde Baru menggunakan paradigma berorientasi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi dalam menggerakkan roda pembangunannya. Sistem politik otoritarian yang berpadu erat dengan perspektif delevopmentalis itu menghasilkan sebuah ideologi gender yang dipakai untuk menunjang hierarki negara-masyarakat sipil. Perempuan menjadi sekadar obyek yang perlu diitegrasikan ke dalam pembangungan demi meraih target yang telah ditentukan. Pembagian kerja dan sosialisasi gender di dalam keluarga mempengaruhi persepsi masyarakat tentang hal yang pantas atau tidak dikerjakan oleh perempuan dan laki-laki di ranah publik. PEran gender jelas merupakan konstruksi sosial sekaligus kontruksi politik. Kumpulan artikel Prisma didalam buku ini dapat dikatakan mewakili isu-isu gender yang tampak dominan semasa Orde Baru, seperti dampak pembangunan terhadap kaum perempuan Indonesia, perempuan dan kerja, citra perempuan dalam media dan karya sastra, serta seksualitas dan kuasa negara. Buku ini juga menampilkan peran negara dalam mereproduksi, memperkuat, dan melestarikan nilai-nilai gender. Buku ini harus dibaca oleh setiap [ribadi yang mengaku peduli terhadap isu-isu dan kesetaraan gender.
Rincian buku:
Editor : Liza Hadiz
Penerbit : Pustaka Pelajar
Tahun Terbit : 2004
ISBN : 979-333-019-8
Halaman : 464
Berat : 660 gr


Tidak ada Respon