OKSIBIL, TRIBUNPAPUA.ID—Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pegunungan Bintang melakukan rapat terbuka pengundian nomor urut dan daftar pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Pegunungan Bintang pada tanggal 23 September 2020 di halaman kantor KPUD Pegunungan Bintang di Oksibil.
Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati dari kedua pasangan calon melakukan pengundian pada pukul 13.30 siang. Pengundian nomor urut dilakukan siang tidak sesuai jadwal yang ditetapkan KPUD lantaran Pasangan CODE terlambat tiba di Oksibil dari Sentani Jayapura.
Dari pengundian nomor urut, pasangan calon SEPTE dapat nomor urut 1 dan CODE dapat nomor urut 2 untuk bertarung pada pemilukada Pegunungan Bintang.
Pantauan media ini di kantor KPUD Pegunungan Bintang, pasangan calon SEPTE hadir pada pukul 11.00 sesuai undangan KPUD. Kemudian pasangan CODE hadir di tempat Pleno pada pukul 13.30. Setelah tiba, kegiatan pleno terbuka pencabutan nomor urut pasangan calon berlangsung hingga penetapan.
Ketua tim koalisi Pemenangan SEPTE, Kris B. Uropmabin mengatakan SEPTE memperoleh nomor urut 1. Ini sebuah kerinduan masyarakat Pegunungan Bintang bahwa Pegunungan Bintang membutuhkan seorang figure pemersatu rakyat, greja, suku bangsa untuk bersama sama membangun Pegunungan Bintang. Satu adalah kita, kita adalah satu.
“Pegunungan Bintang satu, tidak ada perbedaan diantara kita, bersama SEPTE membangun Pegunungan. Mengembalikan kejayaan orang Pegunungan Bintang yang sesunguhnya. Menghormati para pejuang pemekaran”kata Kris B. Uropmabin.
Fransiskus Kasipmabin


Tidak ada Respon