SENTANI, TRIBUNPAPUA.ID–Calon Penumpang dari bandar Udara Sentani, kabupaten Jayapura ke Distrik distrik di Wilayah Pegunungan Bintang masih menunggu keputusan bersama semua komponen di wilayah kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Soalnya Pembentukan Tim Covid-19 di Tingkat distrik belum ada, hanya tim relawan yang dibentuk di kampung kampung demi penyaluran Dana Desa. Alat medis, seperti APD, Masker, sarung tangan tidak distribusikan ke distrik distrik. Selain itu tenaga kesehatan Dokter spesialis, laboratorium dan lainnya tidak ada. Akibatnya, calon penumpang tujuan Sentani distrik distrik untuk sementara tidak melayani.
Sedangkan pelayanan penerbangan Sentani-Oksibil, ibukota kabupaten Pegunungan Bintang sudah dibuka pada tanggal 1 Juli 2020. Menurut jadwal Maskapai penerbangan Trigana Air Service, melayanai pada hari kamis dan Sabtu. Seminggu dua kali.
Sebelumnya, pemerintah daerah, tokoh agama, pemuda, adat,TNI,POLRI dan seluruh komponen masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang menyepakati bahwa pemberlakukan akses pelayanan pesawat penumpang dalam menghadapi, tatanan normal baru yang di rencanakan buka tanggal 1 Juli 2020 dibuka. Dan secara resmi Tim Covid Umumkan untuk melayani penerbangan penumpang, khusus untuk pesawat Trigana Air Service.
Menurut ketua Tim Gugus Tugas percepatan penanggulangan Covid-19, kabupaten Pegunungan Bintang, Yeremias Tapyor, S.Km kepada media ini rabu, 1 Juli 2020 menjelasakan sesuai denga hasil kesepakatan bersama kami pada tanggal 13 Juni lalu telah di sepakati bersama bahwa mulai tanggal 1/7 akses pelayanan penumpang akan di buka untuk 14 hari percobaan/atau masa inkubasi dan akses penerbangan.
Ketua Tim Covid-19 mengatakan “Pelayanan penumpang dari Jayapura tujuan Oksibil hanya menggunakan Trigana Air Service, sedangkan untuk penerbangan lain seperti,Ama,Maf, Adven dan jenis pesawat perintis lainnya yang tujuan distrik belum ada kesepakatan bersama”ucapnya.
Dirinya juga menuturkan untuk mengantisipasi lonjakkan penumpang dari dan ke Oksibil kami sudah memerintahkan seluruh anggota tim kami untuk melakukan pengawasan secara ketat.
“Calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan dari Jayapura tujuan Oksibil maupun sebaliknya, melengkapi dokumen dokumen perjalan di Posko Covid-19 atau secretariat yang disiapkan. Dua Posko tersebut bertanggungjawab bagi para penumpang ”terang Yermias Tapyor.
Menurut pantauan media ini di lokasi posko dan wilayah Bandar Udara Oksibil, tim Covid-19 telah sibuk melakukan rapid tes dan melengkapi berkas perjalanan. Dua hari berturut turut, tanggal 30 Juni dan 1 Juli antusiasme masyarakat yang hendak melakukan perjalanan cukup tinggi.
Tapyor mengatakan Tim kerja setiap hari, melakukan pengasawan yang ketat, dan mengarahkan masyarakat untuk terus mengedepankan protap kesehatan yang berlaku”ucapnya.
Reporter : Timo,Ningdana, Melki
Penulis : Melki P. Uropmabin
Editor : Fransiskus Kasipmabin


Tidak ada Respon