Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Angkat Kearifan Lokal, SMKN Oksibil gelar Pentas Seni - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Angkat Kearifan Lokal, SMKN Oksibil gelar Pentas Seni

Sostenes Uropmabin
Kepala Sekolah SMK N. 1 Oksibil, Domigus Tarong, S.Pd., M.Pd, Dok. Sostenes Uropmabin
A-AA+A++

Seni itu hidup dan menghidupkan. Seni menghadirkan fakta dari abstrak dengan mengubah ide abstrak menjadi karya seni berupa lukis, teater, musik dan tari.

“ Tampilkan lahkreativitas, bakat dan minat anak-anak dalam mengangkat kearifan lokal Pegunungan Bintang tanpa beban” demikian sepenggal arahan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Oksibil, Dominikus Tarong , S.Pd, M.Pd kepada anak didiknya yang tidak lain adalah siswa SMKN Oksibil sebelum tampil dalam ajang bertajuk Pentas Seni SMKN Oksibil.

Kepala Sekolah menghendaki agar para siswa menampilkan kebolehan olah seninya tanpa beban. Beban karena paksaan dari guru, dirinya sendiri, teman atau mungkin masyarakat yang menginginkan penampilan mesti sesuai dengan selera mereka.

Dominikus mengungkapkan“ pada prinsipnya saya sebagai pimpinan dan bersama rekan guru menghendaki siswa tampil apa adanya. Mereka menunjukkan olah seninya sesuai dengan kemampuan diri. Jika ada kesalahan atau kekurangan itu tentu bagus dan lumrah, sebab dari sanalah mereka akan belajar kesempernaan, menjadi lebih baik di kemudian hari”. Keterbatasan tenaga pengajar  yang dimiliki sekolah tersebut mengharuskan siswa menampilkan beberapa jenis seni saja. Namundemikiantidakmenghilangkanartiseniitusendiri.

Pentas Seni dengan thema” SMK Berkarya” itu diselenggarakan di pekarangan SMKN Oksibil yang terletak di area Ok Demon, Distrik Kalomdol pada beberapa waktu lalu. Pentas seni itu sendiri menampilkan 5 cabang seni yaitu tari  (tarian tradisional berupa Oksang), Musik (vocal grup), Theater (drama terinspirasi dari cerita rakyat tentang wilayah Ok Demon), Lukis (memarkan lukisan siswa SMK), dan Seni Suara. Melihat hasil karya seni lukis serta pementasan teater, Tarong yang tinggal di Oksibil sejak tahun 1990-an mengatakan pada umumnya memuaskan meski pun kami hanya menampilkan yang biasa atau sederhana saja, belum mengarah pada teknik-teknik pengelolaan seni modern.

Dari siswa yang menampilkan vocal grup misalnya. Melantunkan lagu dalam bahasa daerah dengan artikulasi, nada, keindahan suara dan petikan melodi yang memanjakan telinga lebur dalam suasana bahagia. Sementara dari hasil seni lukis menghadirkan cerita keharmonisan penghuni ekologi, budaya serta kritik social zaman ini. Seni tari membalut cerita bagaimana orang Ngalum  menyembah Tuhan lewat tari Oksang.

Seterusnya Tarong yang juga mantan Kepala SMPN Oksibil ini menyatakan ucapan terimakasih yang mendalam kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Pegunungan Bintang atas kepedulian serta bantuan berupa dana pembinaan kepada Sanggar Ok Demon yang bernaung dibawah sekolah yang dipimpinnya. Pentas seni itu sendiri bertujuan selain untuk menyatakan bukti tanggungjawab sekolah kepada Dinas tekhnis atas bantuan dana, juga menggugah para siswa agar mengungkap serta melestarikan kekayaan kearifan lokal (seni) yang dimilikinya.

Diharapkan para siswa merasa memiliki akan potensi seni budaya di daerah ini. Para siswa pun dapat jadikan kearifan lokal sebagai filter dalam menerima pengaruh luar sehingga identitas serta jati diri orang Pegunungan Bintangnya tetap lestari. Selamat berkreasi. SMK Pasti Bisa.

 

Penulis : SostenesUropmabin

 

 

 

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *