JAYAPURA, TRIBUN PAPUA.ID—Komunitas Mahasiswa/I dan Pelajar Tiga Distrik Okyop, Okhamo, Okyip (Komapok) Pegunungan Bintang di Jayapura mengadakan kegiatan Syukuran Pelantikan Anggota TNI-AD Dan Pengukuhan Badan Pengurus Persekutuan Pemuda/I Dan Masyarakat Ngaum Timur (Ngatim) Cabang Jayapura, Kota Dan Keerom pekan kemarin berlangsung di Sentani Jayapura, Papua.
Mahasiswa dan pelajar Okyip, Okhamo, dan Okyop yang tergabung dalam KOMAPOK di Jayapura mengadakan kegiatan doa pengucapan syukur atas keberhasilan tiga orang anak yang menjadi Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat (TNI-AD) pada sabtu, 02 Maret 2020 di Jaln Pasir Sentani Jayapura.
Ketiga Anggota TNI-AD itu dilantik dan ditempatkan di lingkungan pangdam 17 cenderawasih. Setelah mengikuti pendidikan selama enam bulan, tiga Orang tersebut dilantik menjadi anggota TNI-AD yang akan ditempatakan di lingkungan Pangdam 17 Cenderawasih.
Kegiatan Syukuran atas ketiga anggota TNI-AD ini diadakan di Jalan Pasir Sentani Jayapura. Dalam kegiatan syukuran tersebut Anton Kalakmabin, Sekdis Oksamol mengatakan “ketiga prajurit TNI-AD yang baru selesai pendidikan dan dilantik hari ini adalah hal baru yang terjadi di daerah kita jadi kita semua harus bangga dan berysukur atas kesuksesan ketiga anggota prajurit ini. Dulu itu kami tidak bisa karena sekolah jauh tapi sekarang sekolah sudah dekat rumah jadi yang tidak bisa menjadi bisa sekarang” ucapnya.
Ketiga prajurit masing-masing Serda. Maleko Komokdamenweng Kalakmabin, Serda. Aplinus Nongki Kalakmabin, dan Prada. Ulingkon Hipyan. “dulu itu orang bilang daerah operasi tapi perjuangan kami sekarang sudah berhasil menghapus nama daerah operasi itu. Kata salah satu prajurit dari ketiga prajurit itu.
Pantauan media ini di tempat kegiatan mahasiswa menampilkan sebuah prakmentasi yang mengisahkan tentang operasi ansip koteka (OAK). “Operasi ansip koteka ini dimulai pada awal 1970-an sampai pertengahan 1990-an. Operasi ini merupakan operasi ekstrim yang tidak pernah hilang ingatan dari benak orang tua kami yang pernah hidup menyaksikan dan mengalami peristiwa bersejarah ini, mulai dari penyarahan, ditawan, perampasan harta benda, pemerkosaan, penyiksaan. Semua harta benda berharga yang orang tua kami miliki termasuk orang tua kami ikat dan dibawa ke kiwirok untuk kerja lapangan terbang polobakon dan lapangan terbang kiwi”. Demikian kata coordinator drama komokunokweng.
Ditengah syukuran Keempat anggota TNI-AD, adapula pengukuhan Badan Pengurus Cabang persekutuan pemuda/I dan masyarakat Ngaum Timur (NGATIM) se-kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. Organisasi ini dibentuk dan dideklarasikan di Jayapura dari Cabang Persekutuan Pemuda Gidi Ngaum Timur.
Dengan tujuan dibentuknya cabang organisasi ini, peran gereja dalam membina dan memersiapkan kader-kader gereja gidi di wilayah ngaum timur khususnya masyarakat tiga ok yang berdomisili di Jayapura, kota jayapura dan Keerom.
Dalam sambutannya ketua Badan Pengurus Cabang persekutuan pemuda/I dan masyarakat Ngaum Timur (NGATIM) Bapak Metodi Almung S. Th mengatakan “ saya sebagai ketua persekutuan akan mempersatukan semua pemuda Ngaum Timur yang tinggal di jayapura, Kota Jayapura, dan Kabupaten Keerom untuk bersatu mempersiapkan kader-kader masa depan tiga ok dan terlebih pada umumnya kabupaten pegunungan Bintang.
Penulis: Komounokweng Kalakmabin
Editor: Fransiskus Kasipmabin


Tidak ada Respon