OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—Guru merupakan aspek penting dalam menunjang proses belajar mengajar di sekolah. Guru membantu anak didik untuk mengenal sesuatu dari ketidaktauan, mengajarkan sesuatu yang baik agar anak didik tumbuh dan berkembang. Peran Guru juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan secara umum di lingkungan masyarakat.
Saat ini di Pegunungan Bintang tenaga guru sangat dibutuhkan, banyak sekolah yang dibangun oleh pemerintah daerah maupun pusat. Pendidikan dasar: Sekolah Dasar maupun sekolah menengah pertama (SMP) banyak bertebaran di mana mana seluruh pelosok Pegunungan Bintang. Untuk mengisi sekolah tersebut, guru yang yang dibutuhkan saat ini sebanyak 1500 tenaga guru.
Menurut kepala dinas Pendidikan Pegunungan Bintang Pegunungan Bintang membutuhkan 1500. 300 tenaga guru sudah mengajar di SD dan SMP yang ada di Pegunungan Bintang. “ Sedangkan 1.200 tenaga pendidik masih harus di butuhkan untuk disebarkan ke sekolah sekolah yang ada”Kata La Igaza, S.Pd saat membuka kegiatan pembekalan tenaga “Guru Hebat”di Soskat Mabilabol belum lama ini.
Kepala Sekolah SD Inpres Oklip, Obet Alwolka kepada TRIBUN PAPUA.ID di Oksibil belum lama ini mengatakan empat sekolah dasar di distrik Oklip meliputi SD Inpres Oklip, SD Inpres Satap Kotaip, SD Inpres Dikdon, dan SMP Negeri Oklip membutuhkan tenaga guru. Lantaran, dari sekolah tersebut guru bernip atau guru ASN hanya satu guru yang menjabat menjadi kepala sekolah dan guru kelas. Akibatnya, sehari banyak waktu yang buang begitu saja. Jika mengajar satu kelas lima kelas lain tidak belajar, ucapnya.
Kemudian kepala sekolah tersebut menjelaskan guru pembantu di empat sekolah itu hanya dua orang, sehingga harus menambah tenaga guru, ujarnya. Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah daerah ketika merekrut tenaga guru bisa menempatkan guru di distrik Oklip. “Kami butuh tenaga guru banyak, dinas tolong menempatkan guru 3 orang setiap sekolah. Jadi Guru hebat yang sedang direkrut ini kami distrik Oklip butuh 12 orang”ujarnya.
Kondisi Pendidikan di Oklip Cukup baik, namun kurang tenaga guru. Potret kekurangan tenaga kependidikan di Pegunungan Bintang sama di sejumlah sekolah. Walaupun tenaga guru 1 orang di sekolah, tetapi tidak fokus mendidik anak anak di sekolah.Hal ini membuat Anggota DPRD Pegunungan Bintang, Niko Alwolka, ST meminta kepada pemerintah daerah untuk fokus siapkan tenaga tenaga kependidikan untuk mendidik anak anak di kampung kampung. “Pemerintah menganggarkan pendidikan harus lebih dari biaya pembangunan lain, supaya fokus menyiapkan manusia supaya kekosongan tenaga guru bisa terisi”ucapnya.
Fransiskus Kasipmabin


Tidak ada Respon