OKSIBIL, TRIBUN PAPUA.ID—Penginjilan belum selesai. Itulah tema yang terpampang di depan Greja GIDI Sion Oksibil yang beralamat di Jalan Pros Utama Kantor Bupati, Singsingkatop Oksibil. Jemaat GIDI Sion mulai berdatangan untuk mengikuti ibadah Syukur 57 tahun Greja masuk tanah Papua.
Seluruh jemaat di harapkan dapat menghadirkan Tuhan dalam setiap jiwa untuk mewartakan injil Tuhan keseluruh pelosok bumi dan jadikanlah semua bangsa itu menjadi muridku, maka aku akan hidup seperti apa yang aku kehendaki oleh sebab itu Jemaat Gidi Sion Oksibil di harapakan dapat mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjahui larangannya sebab penginjilan kita belum selesai.
Hal itu dikatakan ketua Pemuda Wilayah Gidi Pegunungan Bintang Daud Mimin, S.ip kepada media ini usai perayaan ibadah bersama di gedung gereja Gidi sion Oksibil, jalan okpol oksibil rabu/12/2 pekan kemarin.
Menurut Daud Mimin, di momen perayaan Hut Gidi yang ke 57 tahun kali ini kami selenggarakan dalam bentuk ibadah bersama dabawah sorotan thema : Penginjilan Belum Selesai. Thema sentral ini merupakan sebuah tantangan terbesar bagi kami generasi mudah saat ini, orang tua kami secara langsung maupun tidak langsung sudah melakukan kontrak kerja dengan Tuhan sang pencipta kita.
“Hal ini menuntut kami untuk wajib memberikan seluruh kehidupan kami kepada Tuhan dengan mendekatkan diri kami dengan Tuhan dan sesama untuk mewujudkan kontrak kerja orang tua kami dengan Tuhan”kata Daud mimin.
Daud mimin juga mengakui memang untuk mewujudkan pewartaaan yang di meteraikan kepada kami merupakan pekerjaan yang sangat berat, namun saya optimis dengan menghadirkan Tuhan dalam diri setiap anggota jemaat visi penginjilan akan terus berjalan hingga ke seluruh penjuruh bumi.
Sementara itu mewakili kader gereja Nico Nawipa menuturkan momen Perayaan Hut Gidi yang ke 57 tahun kali ini dapat di jadikan sebagai pembaharuan hidup setiap kita untuk saling bersatu padu melawan segala cobaan dan dapat mengutamakan kemuliaan Tuhan agar penginjilan yang belum selesai ini dapat kita wartakan bersama hingga ke pelosok bumi ini.
Usai ibadah bersama jemaat Gidi Sion Oksibil juga melakukan acara basar bagi Tuhan dari hasil bumi yang di persembahkan kepada Tuhan dalam perayaan ibadah itu. Dari hasil penjualan hasilbumi tersebut selanjudnya akan di kirim kepada saudara-saudari yang membutuhkan sentuhan dan uluran tangan dari semua pihak.
Penulis : Melki P. Uropmabin
Editor : Fransiskus Kasipmabin


Tidak ada Respon