KALOMDOL, TRIBUN PAPUA.ID—PADA Waktu itu hari semakin panas. Mata hari semakin meninggi hampir rata rata gunung Dilpom, cuaca Oksibil dan wilayah distrik Kalomdol pada hari itu bersahabat. Anak anak mulai berbondong bondong ke Kampung Arinkop, mulai dari anak anak kampung Sosial, Dabolding, maupun Oksingsing berjalan kaki menuju Arinkop.
Disana mereka berkumpul sembari menunggu kedatangan Buku dari Taman Baca Mabin Gubin. Alamat TBM Mabin Gubin sendiri berada di Okdina, kampung Okmakot Distrik Oksibil. Mereka menunggu sekitar 2 Jam. “kami menunggu sekitar 2 jam lebih”ujar Hengki Bidana, salah satu anak dari kampung Arinkop kepada penulis yang juga contributor media Tribun Papua.id, Sabtu 26 Oktober 2019 sekitar pukul 10.00 Waktu Indonesia Timur.
Sekitar pukul 10.00 Crouw TBM Mabin Gubin yang mengantar buku tiba di Arinkop. Anak anak semakin bergembira dan menjemput Crouw ini. Buku Buku yang dimasukan dalam kardus Bimoli diangkut ke para- para rumah yang ada di pinggir jalan raya iwur. Pemilik dari rumah tersebut adalah Bapak Marius Uropka. Bapak ini menyediakan tempat untuk anak anak membaca buku di situ. Pantauan penulis di tempat kegiatan membaca, terlihat belasan anak anak serius membaca buku yang disediakan.
TBM Mabin Gubin Menebar Sayap
Pada tanggal 26 Oktober 2019 Taman Baca Mabin Gubin melakukan kegiatan Lapak Baca di Kampung Arinkop dan Kampung Oksingsing Distrik Kalomdol Pegunungan Bintang Papua. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas TBM Mabin Gubin untuk menyediakan buku buku bacaan yang layak untuk dibaca oleh Anak Anak.
Setelah sebelumnya Lapak Baca dilakukan di Sekolah sekolah, kini sekarang turun ke kampung kampung untuk menyediakan buku. Menghasut anak anak kampung untuk mengenal buku, melihat gambar gambar dan mengenal huruf. Paling penting dalam gerakan ini adalah mengenal huruf dan membaca. Merangsang anak anak untuk mengenal buku dari usia dini.
Sasaran dari kegiatan ini adalah untuk anak anak kampung yang belum tersentuh oleh buku bacaan. Karena walaupun sekolah dasar dibangun tetapi sarana prasarana penunjang seperti buku buku bacaan umum tidak disediakan di sekolah. Anak anak ingin membaca tetapi buku buku yang layak dibaca tidak ada. Untuk itu, melalui wadah TBM Mabin Gubin sebagai wadah Gerakan Literasi Masyarakat, dapat bergerak mengantar buku ke kampung kampung wilayah Pegunungan Bintang mulai dari wilayah terdekat Ibukota Oksibil dan sekitarnya ke kampung kampung.
Kampung Arinkop
Kampung Arinkop merupakan salah satu kampung dari 5 kampung di distrik Kalomdol Pegunungan Bintang Papua. Distrik Kalomdol juga merupakan salah satu distrik dari 34 distrik yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kampung ini berada di Timur wilayah Arinkop dan selatanya distrik Oksibil ibukota Pegunungan Bintang. Kampung yang dimekarkan tahun 2008 itu mempunyai penduduk 400 lebih jiwa.
Distrik Kalomdol mewadahi 5 kampung meliputi kampung Dabolding, Imik,Tulo, Arinkop dan Kampung Kalomdol yang terletak di balik gunung Dilpom. Gunung Dilpom melintang dari arah barat, kampung Parim distrik Serambakon, menuju arah timur kampung Katop Aib, distrik Iwur Pegunungan Bintang.
Perluh diketahui bahwa sebagian anak anak di kampung Arinkop dan kampung Oksisingsing eks salah satu SD di Negara Tetangga, Papua New Gunea (PNG). SD itu berada di kampung Marangtikin, Distrik Tabubil, Tiongga, PNG. Sehingga anak anak belum lancar berbahasa Indonesia atau membaca buku buku teks berbahasa Indonesia. Mereka bisanya fasih berbahasa Tok Pigcin, atau salah satu bahasa lokal di Negara PNG.
Kegiatan Lapak baca itu, berjalan lancar hingga berakhir pukul 14.30 waktu setempat. Anak anak antusias membaca buku buku bacaan anak anak itu. Buku buku yang disediakan antara lain buku bacaan anak anak, buku bacaan SD, komik, dongeng dan lainnya.
Menurut, Hengki Bidana, siswa kelas 4 SD Dabolding distrik Kalomdol mengatakan, saya sangat senang bisa membaca buku ini. Hari Sabtu minggu depan kaka bawa buku lagi ya, biar kami bisa baca” ucapnya sembari senyum tipis –tipis.
Penulis: Fransiskus Kasipmabin


Tidak ada Respon