Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Pemda Pegubin Droping Bama Bagi Masyarakat Pengungsi di Distrik Okhika - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Pemda Pegubin Droping Bama Bagi Masyarakat Pengungsi di Distrik Okhika

Mandala Papua
A-AA+A++

Petama Kalinya Pemda Pegunungan Bintang  mendrop Bahan makanan berupa SEMBAKO Di Distrik Okhiika Untuk Masyarakat Pengungsi.

OKSIBIL, MANDALAPAPUA.COM—Pemerintah daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD menurunkan bantuan Bahan Makanan (bama) untuk masyarakat pengungsi di Distrik Okhiika pada hari Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu.
Bantuan bama oleh pemda ini merupakan pertama kali, sebelumnya pemerintah daerah maupun bantuan kemanusiaan lainya sulit akses ke lokasi masyarakat pengungsi lantaran eskalasi konflik antara kelompok bersenjata TPNPB-OPM Pimpinan Lamek Taplo dengan TNI-POLRI di distrik Kiwirok, Okhika, dan sekitarnya sejak menyerangan tanggal 13 September lalu hingga kini situasi keamanan belum kondusif sampai berita ini diturunkan.
Dari rentetan peristiwa tersebut ribuan masyarakat sipil 6 Distrik yaitu; Kiwirok, Okhiika, Okyop, Okyip dan Okhamo, dikabarkan lari selamatkan diri di hutan sampai sekarang.
Hari ini sabtu, tanggal 23/10 Anggota DPRD Yanus Delka SE, bersama Tokoh masyarakat wilayh dua Bapak Selotius Taplo, S.Hi turunkan bama 3 ton menggunakan pesawat Gravan Oksibil-Okhiika sekita pukul 10.57 dan kembali ke Oksibil pukul, 12.16 Wit.
Melalui Pesan WhatsAppnya, Bapak DPRP Yanus Delka menyatakan “kami dua mendarat di bandara Okhiika dengan aman terkendali tidak ada gangguan apapun, terutama tidak ada serangan dan sandera tidak ada aman kondusif” pesanya.
Setelah tiba Okhiika, Bapak DPRD Yanus Delka mewakili Pemda Pegbin secara resmi menyerahkan bama kepada masyarakat pengungsi melalui pemerintah Distrik Okhiika dan Tokoh Gereja. Di selah-selah penyerahan bama Bapak Anggota DPRD Fraksi Golkar dari Dapil II ini menyatakan “penyerahan Bama ini sebagai pertama dan pembukaan jadi beberapa hari kedepan intinya saya tetap layani 8 titik ini. Okhiika sudah, yang belum Oklip, Diphikin, Okyop, Tinibil, Asua, Okpahik, Mipol dan kotyobakon”.
Usai penyerahan Bama, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang melalui Bapak berdua. “begitu situasi dan kondisi selama ini di okhiika tidak memungkinkan tapi berusaha antar masuk bama Tuhan diberkati selalu” ucapnya.
Ini pesan penting masyarakat dari masyarakat Okhiika:
1. Keberadaan masyarakat Okhiika, karean trauma takut semua lari ke hutan jadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Pegunungan Bintang kepada wilayah dua mohon diseriusi.
2. Bantuan Tenda dan Bama ditambah karena sejumlah masyarakat trauma dan tidak berkebun jadi butuh bantuan dari pemerintah.
3. Masyarakat minta TNI/POLRI tidak boleh turun di ibu kota Distrik Okhiika karena disini tempat perlindungan masyarakat dan tidak boleh pemboman. Cukup TPNPB/OPM sudah undang TNI/POLRI di kiwirok jadi perang disitu saja. Dan disitulah tempat perang.
4. Kami masyarakat bisa pergi belanja kebutuhan di Oksibil tapi kami minta TNI/POLRI jangan periksa KTP karena mereka bukan OPM. Tidak mungkin anggota OPM ke ibu kota kabupaten belanja, ini kami sangat prihatin dengan tindakan militer ini.
Pesan masyarakat Distrik OIkhiika ini semua tacholders mesti perhatikan sehingga tidak mengorbankan masyarakat sipil atas pertikaian kedua kubu ini.

Pewarta: Yumiwantok

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *