Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wpforms-lite domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/tribunpa/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Bupati Spei Serahkan Bantuan Beras Cadangan Pangan, Minta Masyarakat Giat Berkebun dan Jaga Ketahanan Pangan Lokal - Aktual Tajam dan Terpercaya <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4547656984540270" crossorigin="anonymous">

Bupati Spei Serahkan Bantuan Beras Cadangan Pangan, Minta Masyarakat Giat Berkebun dan Jaga Ketahanan Pangan Lokal

Mandala Papua
A-AA+A++

JAYAPURA,MANDALA PAPUA.COM—Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST,M.Si menyerahkan bantuan beras cadangan pangan untuk masyarakat di Distrik Oksop, Jumat, 20 Oktober 2023. Beras ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional untuk menjaga ketahanan pangan.

Penyerahan beras bantuan untuk Distrik Oksop sebanyak 2.150 kg ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Spei Bidana kepada Kepala Distrik Oksop didampingi Kepala Dinas Pertanian Pegubin, Herman Sampe, ST.

Bupati pegunungan Bintang serahkan bantuan beras cadangan secara simbolis kepada kepala distrik Oksop

“Tadi saya ada serahkan beras bantuan untuk Distrik Oksop 2.1 ton. Kemarin sudah diserahkan 3 ton untuk Distrik Serambakon sudah kita serahkan 3,8 ton. Sementara ada sekitar 30-an ton masih di Jayapura, menunggu angkutan untuk dua puluhan distrik lain,” kata Bupati Spei kepada media ini,Jumat siang.

Menurut Spei, masyarakat harus memahami bahwa esensi bantuan beras dari Kemensos ini hanyalah cadangan pangan bagi masyarakat. Artinya, yang paling utama adalah pangan lokal.

“Karena itu masyarakat harus berkebun. Tanam ubi, sayur, pelihara babi. Saya selalu bilang, beras bukan makanan pokok kita. Kalau di NTT makanan pokoknya jagung, di Papua makanan pokok kita ubi dan sagu,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Mantan Kepala Bappeda ini juga menjelaskan, saat ini dunia sedang krisis pangan. Hal itu terjadi akibat dampak dari perang Ukraina dan Rusia, dimana impor gandum dan beras dari negara pemasok ditahan.

“Selain itu dampak kekeringan dan El Nino. Karena itu, saya ajak semua masyarakatku Pegunungan Bintang, mari berkebun dan tanam ubi. Kandungan gizi ubi kita, boneng lebih tinggi dari nasi,” tutupnya. (GMR/Red)